Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) membantah berbagai hoax registrasi kartu sim lantaran pemerintah dan operator seluler kurang sosialisasi. Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Noor Iza mengatakan pemerintah dan operator seluler terus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai program tersebut.
"Ini bukan karena kurang sosialisasi. Bisa jadi karena ada antusiasme yang besar, sehingga banyak yang memanfaatkan untuk kepentingan kelompok atau pribadi mereka," tutur Noor Iza, Rabu (1/11/2017).
Sejak pemerintah mengumumkan soal registrasi kartu SIM, banyak hoax yang beredar di masyarakat melalui aplikasi pesan singkat. Beberapa di antaranya adalah soal registrasi kartu SIM yang disebut bukan program pemerintah dan harus menggunakan nama ibu kandung untuk melakukan pendaftaran.
Noor Iza mengimbau masyarakat agar tidak tertipu dengan hoax tersebut. "Registrasi prabayar adalah program resmi Kemkominfo dan bekerjasama dengan operator seluler. Jadi jangan percaya dengan hoax. Informasi yang benar berasal dari Kemkominfo dan operator seluler," ungkapnya. (liputan6, 1/11)
"Ini bukan karena kurang sosialisasi. Bisa jadi karena ada antusiasme yang besar, sehingga banyak yang memanfaatkan untuk kepentingan kelompok atau pribadi mereka," tutur Noor Iza, Rabu (1/11/2017).
Baca juga : Cara Registrasi Daftar Ulang Kartu Sim Seluler yang Benar dan Sesuai KemKominfoSalah satu bentuk sosialisasi dari pemerintah dan operator seluler adalah SMS yang dikirim atas nama Kominfo kepada para pelanggan prabayar. Pesan tersebut berisi imbauan untuk melakukan registrasi melalui SMS atau situs web yang sudah disediakan oleh masing-masing operator seluler.
Sejak pemerintah mengumumkan soal registrasi kartu SIM, banyak hoax yang beredar di masyarakat melalui aplikasi pesan singkat. Beberapa di antaranya adalah soal registrasi kartu SIM yang disebut bukan program pemerintah dan harus menggunakan nama ibu kandung untuk melakukan pendaftaran.
Noor Iza mengimbau masyarakat agar tidak tertipu dengan hoax tersebut. "Registrasi prabayar adalah program resmi Kemkominfo dan bekerjasama dengan operator seluler. Jadi jangan percaya dengan hoax. Informasi yang benar berasal dari Kemkominfo dan operator seluler," ungkapnya. (liputan6, 1/11)
![]() |
| Captured |

